Sabtu, 14 Maret 2009

CURHATANKU

OKTO ADALAH HANDOKO

Namaku okto, namaku hanya untuk di tuliskan di batu nisan nantinya........!
Maka dari itu jangan pernah mengenal aku......!
Lihatlah namaku yang terpampang di pemakaman umum...!
Arti sebuah nama tidak begitu penting lagi ketika ajal menghampiri, tapi arti sebuah batu nisan sangatlah penting, karena dimana jasadku nantinya akan disemayangkan....!

Panggil saja aku okto, atau sebutanku di dunia maya adalah otorit. Hidup hanya sekali?..tapi itu kata siapa?...sebenarnya hidup itu panjang dan tidak hanya sekali, bahkan berkali-kali. Banyak orang yang sangat pesimis terhadap hidup, bahkan untuk menghadapi hidup ini saja dia tidak mampu, dan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Banyak sekali orang yang optimis terhadap hidup ini, tapi dia tidak dapat menghargai apa yang namanya hidup didunia. Kenapa aku tadi mengatakan hidup ini bisa berkali-kali?.... jawabannya adalah?... apakah anda mengenal yang namanya tidur?.... disini aku menyebutkan kalau tidur itu adalah kematian?. Kenapa tidak karena dalam raga kita yang namanya roh tidak dapat kita kendalikan, karena hanyalah Allah SWT yang dapat mengendalikan akal pikiran kita diwaktu kita tidur atau dalam kata lain mati.
Ketika orang mau tidur, banyak sekali dari orang tidak tahu apa nantinya dia bisa bangun dan bernafas kembali?.....tidur adalah melepas lelah tapi tidur adalah mendekatkan kita kepada Sang pencipta, dengan kata lain kita harus suci lahir dan batin sebelum tidurnya, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi saat kita tidur nanti.

Ketika aku mulai mencintai seseorang, aku tidak sadar kalau cintaku itu bertepuk sebelah tangan. Tapi ketika aku dicintai oleh seseorang aku juga tidak dalam keadaan sadar, karena aku sedang dalam mimpi.
Okto?... banyak teman kuliahku memanggilnya dengan sebutan itu. Handoko?... banyak dari teman-teman kerjaku yang menjuliki aku seperti itu. Otorit?.... banyak dari teman-temanku yang dari dunia maya menjuluki aku seperti itu. Manusia yang berlumur dosa, banyak dari malaikat yang menjuluki aku seperti itu.

Aku lepaskan apa yang menjadi beban hidupku , tapi aku tidak dapat lari dari apa yang namanya takdir yang kuasa. Pernah aku menyesali hidupku yang tak pernah ada perubahan, pernah aku menyesali dari dosaku yang tak pernah terhapuskan, pernah aku menyesali keadaan sekelilingku yang tidak dapat aku perhatikan. Banyak sekali penyesalan yang aku dapatin di dalam hidup ini tapi ada satu hal yang tidak pernah aku sesali yaitu aku masih hidup dalam pelukan Al-Quran, dan aku masih mempercayai kalau Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Sebenarnya dari banyak penyesalan itu adalah hanya halusinasiku saja, dalam arti aku mensyukuri apa yang diberikan Allah kepadaku apapun itu, karena aku adalah hambanya.

Banyak dari orang yang mendapatkan masalah dan menganggapnya sebagai batu sandungan. Tidak sedikit dari orang yang lari dari apa yang namanya masalah. Jika kita bisa kaji masalah itu, bisa kita ibaratkan sebagai batu bata yang nantinya dapat kita gunakan untuk membangun benteng yang kokoh, untuk melindungi kita dari masalah yang akan datang nantinya. Jangan menyerah kalau ada didalam masalah , jangan pernah menganggap masalah adalah badai yang dapat merobohkan apa saja yang diterjangnya. Belajarlah dari apa yang namanya masalah, karena masalah itu adalah guru anda ketika nantinya anda akan mendapati masalah yang sama.

Pemimpin adalah seseorang yang patut untuk ditiru, tapi pemimpin tidak patut untuk diikuti. Banyak dari orang dalam mengartikan kata itu salah?..ditiru itu dalam arti adalah?...sesuatu yang dapat kita ambil dari segi baiknya saja, dan segi buruknya kita bisa buang jauh-jauh. Sedangkan diikuti?...arti yang sebenarnya adalah?...sesuatu yang menerima keadaan tanpa ada saringan sedikit pun, dalam segi baik dan buruknya dia terima tanpa dipilah-pilah. Pemimpin yang buruk adalah pemimpin yang tidak dapat membaca keadaan, dan pemimpin yang sangat buruk adalah pemimpin yang bisanya hanya menekan bawahannya.

Ribuan kali aku bertobat dan jutaan kali aku berbuat dosa....???.. kenapa hidup ini begitu panjang?...kenapa hidup ini begitu banyak cobaan?..dan kenapa juga aku selalu bangga akan namanya dosa, dosa, dan dosa.
Hidupku hanya sekali, rohku hanya dapat menghuni jasad ini sekali saja dan tidak dapat di isi ulang.
Aku bersyukur sekali karena Allah masih memberiku kesempatan untuk dapat menuliskan uneg-uneg yang ada di dalam hatiku. Dan aku sangat bersyukur sakali ketika aku yang berlumurkan dosa ini, do’a-do’a ku masih di dengarNya dan masih dikabulkannya. Ya Allah... ampuni aku yang hidup dengan dosa.....!

2 komentar:

  1. jadi, siapakah dirimu..?????
    hand?????

    IVM

    http://www.kalimantan-news.com/wisata.php?idw=14

    BalasHapus
  2. siapa diriku?...aku sendiri ga tau , di lahirkan sebagai siapa?...

    BalasHapus

tolong dong isi komentar anda, karena sebuah kritikan akan membangun hidup saya yang lebih baik. dan tolong berikan semangat untuk para pecinta alam, yang sedang proses penghijaun kembali hutan yang gundul...